TANAH LOT OBSERVATION
| Foto Banner at Tanah Lot |
Halo Nice people, welcome back to my blog dan perkenalkan kami dari kelompok 10 kelas MJP 4C dari Polytechnic Tourism of Makassar. Kami telah melaksanakan Bali Tour 3D2N yang bertema "Nature of Bali". Dimana selama di bali kami melaksanakan kunjungan ke beberapa tempat wisata dan juga tempat-tempat sejarah seperti Puri Ubud Saren dan lain-lain. Namun pada kesempatan kali ini kami diberikan tugas oleh Mr. Hadi untuk secara khusus mengobservasi tentang DTW tanah Lot yang diobservasi oleh saya sendiri dan juga teman-teman saya dari kelompok 10.
Sebelum saya fokus ke poin pembahasannya alangkah lebih baiknya saya jelaskan sedikit tentang apa itu tanah lot ?
Ok Nice people jadi Tanah Lot adalah salah satu pura penting bagi umat Hindu Bali dan lokasi pura terletak di atas batu besar yang berada di lepas pantai. Pura Tanah Lot merupakan ikon pariwisata pulau Bali. Selain itu salah satu obyek wisata terkenal di pulau Bali yang wajib dikunjungi. Karena saking terkenalnya tempat wisata di Bali ini, maka hampir setiap hari, objek wisata ini selalu ramai dengan kunjungan wisatawan.
Aktivitas wisatawan yang saat berada di kawasan Pura, sebagian besar akan jalan-jalan, foto-foto. Beberapa wisatawan ada yang duduk santai, sambil menikmati jagung rebus sambil menunggu keindahan pemandangan sunset Tanah Lot.
Pura dibangun pada dua tempat yang berbeda. Satu pura terletak di atas bongkahan batu besar, dan satunya lagi terletak di atas tebing yang menjorok ke laut mirip dengan tempat wisata Pura Luhur Uluwatu Bali. Tebing inilah yang menghubungkan pura dengan daratan. Serta bentuk tebing melengkung seperti jembatan.
Pura Tanah Lot merupakan bagian dari Pura Kahyangan Jagat di Bali, ditujukan sebagai tempat memuja dewa penjaga laut. Pada saat air laut pasang, pura akan kelihatan dikelilingi air laut. Di bawahnya terdapat goa kecil yang didalamnya ada beberapa ular laut. Sedangkan pada saat air laut pasang, anda akan dapat berjalan mendekati lokasi pura.
Di pura Tanah Lot ini terdapat Ular Suci yaitu Ular laut memiliki ciri-ciri, berekor pipih seperti ikan, berwarna hitam berbelang kuning. Menurut cerita, ular laut tersebut adalah jelmaan dari selendang perdiri pura.
Pendiri pura adalah seorang Brahmana dari Jawa yang mengembara ke Bali. Beliau bernama Dang Yang Nirartha. Konon ular suci Tanah Lot ditugaskan sebagai penjaga pura.
Disepanjang jalan menuju tempat wisata, banyak terdapat penginapan. Mulai dari penginapan sederhana, hingga villa dan hotel berbintang. Tempat wisata di pulau Bali ini, sangat ramai dikunjungi wisatawan terutama pada sore hari, menjelang matahari terbenam.
Dari tempat parkir menuju areal pura, terdapat banyak toko yang menjual berbagai barang kerajinan khas Bali. Misalnya patung, lukisan, kain pantai, pernak – pernik, dan aksesoris
Dan untuk penerapan Chse di Pura Tanah lot yaitu :
TABANAN, Balitopnews.com - Memasuki masa New Normal sejak dibuka per 20 Juli 2020, DTW Tanah Lot sudah menerapkan protokol kesehatan yang sudah tersertifikasi dari Pemerintah Kabupaten Tabanan. Memasuki tahun 2021 ini DTW yang terkenal dengan keindahan sunset dan alamnya serta daya magis pura di tengah laut, kembali lebih menggenjot protokol kesehatan dengan diperolehnya sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environtmental Sustainability Standards) dari Kemenparekraf Republik Indonesia baru-baru ini. Tujuannya untuk mengembalikan kepercayaan wisatawan agar kembali berwisata. Selain itu, protokol kesehatan berbasis CHSE juga untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan. Dengan demikian, mereka bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman.
"Kami sudah buka sejak 20 Juli 2020 lalu. DTW Tanah Lot juga sudah mendapatkan sertifikasi dari Pemerintah Kabupaten Tabanan sebagai destinasi wisata yang aman dan layak untuk dikunjungi ," kata Wayan Sudiana sebagai Manager Operasional DTW Tanah Lot, Minggu (28 Februari 2021)
Adapun hal-hal yang dilakukan sebagai penerapan prosedur CHSE adalah pengukuran suhu tubuh, kewajiban para wisatawan untuk mencuci tangan, menyediakan hand sanitizer di setiap pos masuk, hingga penyemprotan disinfektan secara rutin. Walaupun sebelumnya prosedur ini sudah rutin dilaksanakan namun saat ini pengelola berusaha untuk lebih meningkatkan pengawasan dan pengecekan berkala sehingga semua stake holder disiplin dalam penerapannya.
"Kami juga sudah menyediakan wastafel dan hand sanitizer di pos-pos strategis sampai areal pantai. Serta petugas kami yang di lapangan rutin melakukan pengawasan. Walaupun sangat jarang ditemui wisatawan yang bandel, kadang ada saja wisatawan yang salah memakai masker atau secara tidak sadar berkerumun dengan teman-temannya. Biasanya hal seperti itu langsung kami dekati dan beri pengertian. Selain itu rutin menghimbau lewat pengeras suara di parkir dan pantai juga. Karena kami ingin wisatawan yang berkunjung selalu merasa aman dan nyaman saat berada di kawasan,” tambahnya. “Mudah-mudahan pariwisata bisa berangsur-angsur pulih dengan segera dibukanya penerbangan internasional sehingga perekonomian juga bisa bangkit dan pulih”, ucapnya mengakhiri.
Untuk diketahui DTW Tanah Lot dibuka setiap hari mulai dari pukul 06.00 Wita hingga pukul 19.00 Wita. (Md)
Berikut hasil dari Observasi kelompok kami semoga bermanfaat bagi yang membaca dan juga kurang dan lebihnya mohon di maafkan, thank you for reading Nice People, Wasalamualaikum Wr. Wb dan salam Wonderful Indonesia
Salam Hangat dari Kelompok Kami :
RIVAN (1934093)
SELVIANI HERMAN (1934094)
FAJAR ILMAWAN MACHFUDZ (1934074)

Comments
Post a Comment